choose a choice

hai! apa kabar?

sudah lama sekali sepertinya tidak bersua dengan blog ini, terima kasih untuk kalian yang masih mau membaca blog ini,  berusaha sekua tenaga untuk tetap istiqomah menulis tapi ya lagi-lagi capek dijadikan sebagai alasan.

 time flies dan banyak kejadian yang terjadi.


dan recently yang terjadi adalah terjadinya perubahan menjadi dewasa yang ternyata semakin pelik. perbedaan value dengan orang lain kemudian akan menghasilkan masalah, apalagi ketika kita tidak mampu menerima nilai dari orang lain tersebut. dan pelajaran hidup yang saya peroleh adalah semua orang bebas menentukan pilihan, baik dan buruk mereka semua yang tentukan. tidak urusan dengan siapapun yang penting mereka bahagia. somehow memang pernyataan tersebut benar adanya, untuk tidak mencampuri urusan-urusan orang lain dan menatap lurus ke depan masa depan kita sendiri. untuk beberapa kasus saya sering blaming kepada diri saya sendiri "kenapa saya terlalu empati atau simpati dengan orang lain?" sekali lagi "kenapa?". saya sendiri memahami bahwa aktivitas tersebut tentunya akan membuat saya kembali ke irama-irama melankolis yang menyedihkan dan kelam.


perlu digaris bawahi "orang bebas memilih jalannya masing-masing"


ninda

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HALAL BIHALAL KS 149

berta dewi nugraheni

self-reflection: valued or to be valued