seniorita.

kamu tidak perlu beripikir 2 kali untuk menerimaku, tapi aku yang berpikir 2 kali untuk menerimamu.
 hai guys! wake up from your sorrow and now its time to facing the truth!. pernah mendengar kata di atas? kalo ada itu ya wow di jaman dulu dan sekarang itu udah jadi hal yang lumrah, di tengah munculnya klinik kecantikan yang semakin menjamur kaya panu, and then adanya studio senam dan kesehatan tubuh akhirnya di dewakan oleh para wanita sebagai sarana untuk meningkatkan derajatnya di mata pria *apasihh. nhah, kalo saya sih ini hanya melihat dari fenomena di sekitar saya, teman-teman saya yang rupawati dan langsing alami hahaha. saya sering mendengar tentang bagaimana si wanita itu menjadi superjackpot bagi mereka yang mendapatkan hatinya, sebulan pertama saya mendengar dia dideketin sama si A, bulan berikutnya si B, dan seterusnya. guess what apa  yang ada di pikiran saya pertama kali adalah "Hey! kenapa saya tidak bisa jadi seperti itu?" HAHAHAHA. bercanda. sebenarnya yang saya pikirkan adalah kenapa harus menggantungkan beberapa pria yang bahkan dia bisa terima dirimu apa adanya, oke sebut saja ketika si C pada akhirnya mendekati si wanita, tentu saja si C ini sudah mengetahui sejarah piturunan siapa aja yang naksir si wanita, dan yes! si pria bisa terima kamu apa adanya. mulailah akhirnya si wanita itu menjadikan si pria sebagai kisah abadi tentang bagaimana saya sangat laris :b. sebenernya ketawa sih ngeliat fenomena kaya gitu, dan one day dia bilang, ''aku mana mungkin terima dia, dia bisa terima aku tanpa pikir panjang, tapi gue??? gue yang harus mikir buat nerima dia"
THAT'S LIFE!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HALAL BIHALAL KS 149

self-reflection: valued or to be valued

berta dewi nugraheni