kisah pangeran bertopeng

suatu saat si pangeran bertopeng itu kehilangan pensil.
dan ternyata pensil itu sebuah kenangan berharga dari seseorang di masa lalunya.

di sudut lain, saya berfikir
sepertinya memang dia masih sayang seseorang itu.
dan saya kembali gusar,
pemikiran bahwa aku tidak akan menjadi orang yang khusus di sana.

renata.
17 desember 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HALAL BIHALAL KS 149

berta dewi nugraheni

self-reflection: valued or to be valued