kata.

kita mendengarkan kata mereka.
kita tidak mendengarkan kata mereka.
kita memaknai kata mereka.
kita tidak perlu memaknai kata mereka.
yasudah kata tinggalah kata, ketika indra lain tidak saling berpagut.
kamu tidak perlu berpikir apa kata mereka.
tapi kami perlu memikirkan apa makna mereka.
ada rasa ambigu yang diciptkan ketika anda ada berkata.
cukup sudah anda  berkata di belakang sana.
kenapa kata harus dikambinghitamkan untuk menyalahkan orang lain?
sepertinya si kata harus segera mencari teman baru supaya tidak di salah gunakan.
ya, mungkin temannya kelak adalah pendidikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HALAL BIHALAL KS 149

berta dewi nugraheni

self-reflection: valued or to be valued