merasa jahat.

bagaimana bunga itu menunjukkan warnanya dan bagaimana angin itu membantunya untuk berkembang biak. memang,memang angin sangat besar dia hampir saja mengobrak-abrik semua kelopak si bunga. tapi apa yang kamu tahu? si bunga tetap saja menganggap bahwa si angin adalah penyelamat generasinya, sama sekali tidak ingin atau bermaksud mencelakakan si bunga. hari demi hari tetap saja bergerak seperti itu, angin mengobrak-abrik semuanya. sampai akhirnya, si angin pun berkata 

'hey, kau tak jengah dengan ku perlakukan seperti ini?'

si bunga berkata.

 'hey, untuk apa aku jengah? aku tahu ini semua memang sifatmu, dan pastinya Tuhan memberikan cerita di setiap gerakanmu yang terlalu gusar, dan inilah ceritanya kau membantuku untuk menebarkan benang sari ini'.

tiba-tiba, angin merasa kenapa ada yang begitu baik meskipun dia sudah mengacuhkan semuanya?? angin tersadar.. angin tersadar.. bahwa ada orang yang selama ini menunggunya. menunggu kedatangan gerakan gusarnya, karena itu memberi sebuah cerita baru dalam babak kehidupan makhluk lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HALAL BIHALAL KS 149

berta dewi nugraheni

self-reflection: valued or to be valued