kesempatan vs berkarya

buat kesempatan itu sendiri, jangan nunggu kesempatan dateng. berkarya buat sarananya sendiri, jangan tunggu disediakan, percaya dan yakin kalo kita punya kemampuan itu.
(arlitasari,2011).
pemikiran ini muncul, waktu tiba-tiba saya udah daftar buat jadi asisten publikasi di salah satu unit di kampus saya, tapi gagal, karena saya memprioritaskan keluarga. dan kemudian aku mikir, kenapa nggak aku gerak sendiri. toh aku juga punya dua tangan, mata,dsb, yang mbedain cuma mereka nggerombol aku nggak, tapi kalo aku mau berusaha pasti hasilnya gak jauh beda kualitasnya.

dari sini lah aku tersemangati. jadi para pemuda/i Indonesia, jangan memandang keminimalisan kita sebagai sebuah batu halangan buat kita berkarya, apapun itu yang jelas tetep di koridor positif. jadikan itu senjata untuk sesuatu yang maksimal hasilnya. percaya pada kemampuan, maka hasil akan maksimal. :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HALAL BIHALAL KS 149

berta dewi nugraheni

self-reflection: valued or to be valued